Jumat, 15 Mei 2026 Update 17:50 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant)

Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant)
Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant) Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant) Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant) Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant) Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant) Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the Rings(FOTO: Gamerant)

Amazon Resmi Batalkan Game MMORPG Lord of the RingsJumat E-SportJumat IYanZz Mantan Player RRQ Sena Jadi Bintang di True Rippers, Sukses Amankan Tiket MSC x EWC 2026GuidesJumat CABAL FEST 2026 Jadi Ajang Pertempuran MMORPG Terbesar Asia Tenggara

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Setelah menjadi rumor hangat selama hampir tujuh bulan, Amazon akhirnya mengonfirmasi secara resmi bahwa proyek gim MMORPG The Lord of the Rings (LotR) milik mereka telah resmi dibatalkan. Kabar ini mengakhiri spekulasi panjang yang beredar sejak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran melanda perusahaan pada akhir tahun lalu.

Gim yang pertama kali diumumkan pada Mei 2023 ini awalnya diproyeksikan menjadi gim MMO Middle-earth kedua di pasaran, bersanding dengan The Lord of the Rings Online milik Daybreak yang masih eksis hingga kini. Namun, ambisi tersebut kini harus kandas di tengah jalan.

Rumor pembatalan ini pertama kali mencuat pada Oktober 2025 ketika Amazon merumahkan sekitar 14.000 karyawannya. Gelombang PHK monumental tersebut berdampak besar pada divisi Amazon Game Studios.

Pasca-kejadian tersebut, seorang mantan jurnalis rekayasa gameplay senior Amazon menulis di LinkedIn bahwa penggemar "pasti akan menyukai" MMO LotR tersebut jika dirilis. Selain itu, memo internal dari Wakil Presiden Amazon Games, Steve Bloom, yang bocor saat itu mengindikasikan bahwa perusahaan sedang memangkas skala produksi untuk gim AAA dan MMO.

Kepastian matinya proyek ini didapatkan setelah media Eurogamer melakukan investigasi terkait pembatalan proyek gim berbasis AI generatif milik Amazon bernama Project Trident. Ketika dimintai klarifikasi mengenai status MMO Lord of the Rings, Jeff Grattis selaku Head of Games Amazon memberikan pernyataan diplomatis yang mengonfirmasi pembatalan tersebut.

"Tim kreatif kami terus mengeksplorasi pengalaman gim baru yang menarik yang sesuai dengan dunia Tolkien; kami bekerja erat dengan Middle-earth dan tetap bersemangat dengan IP ini," ujar Grattis.

Berdasarkan laporan sumber anonim yang dekat dengan proyek tersebut, pengembangan MMO LotR ini ternyata menyimpan banyak masalah internal. Amazon dikabarkan sudah mengumumkan gim ini ke publik pada Mei 2023 bahkan sebelum mereka membentuk tim pengembangan yang berdedikasi.

Selama bertahun-tahun, gim ini kabarnya hanya dikerjakan oleh "satu atau dua" orang sebagai proyek sampingan. Fase pra-produksi baru benar-benar dimulai pada akhir tahun 2025 ketika Amazon memindahkan lebih dari 1.000 pengembang dari gim New World: Aeternum untuk menggarap proyek LotR ini. Sayangnya, langkah tersebut terlambat karena badai PHK langsung menghentikan proyek yang baru seumur jagung itu.

Saat ini, sisa pengembang MMO yang bertahan di Amazon kabarnya hanya difokuskan untuk mengurus gim-gim live-service yang sudah rilis seperti New World, Throne and Liberty, serta Lost Ark.

Meskipun proyek MMORPG ini dipastikan mati, pernyataan Jeff Grattis mengindikasikan bahwa Amazon tidak sepenuhnya menyerah pada waralaba karya J.R.R. Tolkien ini. Mereka kini sedang mengeksplorasi "pengalaman gim baru" yang formatnya masih dirahasiakan.

Rumor industri dari Insider Gaming pada Maret lalu menyebutkan bahwa Crystal Dynamics—studio yang saat ini bekerja sama dengan Amazon untuk menggarap Tomb Raider: Legacy of Atlantis dan Tomb Raider: Catalyst—kemungkinan besar akan mengambil alih pengembangan gim baru bertema Middle-earth tersebut.

Bagi para penggemar karya Tolkien, pembatalan ini tentu menjadi kabar yang cukup mengecewakan, mengingat rekam jejak Amazon yang sukses melahirkan dunia MMO lewat New World. Namun, harapan baru kini bertumpu pada proyek misterius yang sedang dieksplorasi bersama Crystal Dynamics.

Bagaimana pendapatmu, Sobat Indogamers? Apakah kamu kecewa dengan pembatalan game MMORPG ini, atau kamu lebih memilih Lord of the Rings hadir dalam genre action-adventure garapan Crystal Dynamics?***