Selasa, 12 Mei 2026 Update 11:33 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo)

Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo)
Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo) Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo) Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo) Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo) Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo) Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 Naik(FOTO: Nintendo)

Shuntaro Furukawa Janjikan Game Berkualitas Usai Harga Switch 2 NaikSelasa Legenda Nintendo Takashi Tezuka Resmi Pensiun Juni 202615 Game Cozy Nintendo Switch dan Switch 2 Terbaru 2026 yang Bikin Hati Meleyot!Hardware Baru, Pengalaman Seru! 15 Game Terbaik Nin...

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait keputusan perusahaan untuk menaikkan harga konsol Nintendo Switch 2 di seluruh dunia. Kenaikan harga ini akan berlaku secara bertahap mulai bulan Mei 2026 ini di Jepang, sementara wilayah lain seperti Amerika Serikat akan menyusul pada September 2026 dengan kenaikan mencapai 50 dolar AS (sekitar Rp800 ribu).

Langkah ini diambil setelah Nintendo mempertimbangkan berbagai tantangan biaya produksi yang terus meningkat dalam jangka panjang. Furukawa secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh perubahan kebijakan harga tersebut.

Dalam pengarahan laporan keuangan perusahaan, Furukawa menjelaskan bahwa Nintendo sebenarnya berupaya memprioritaskan adopsi konsol secara luas dengan harga terjangkau. Namun, tekanan biaya operasional dan rantai pasok membuat beban tersebut sulit untuk ditanggung lebih lama lagi.

“Kami dengan tulus memohon maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan dan masalah besar yang disebabkan oleh hal ini. Meskipun kami ingin memprioritaskan adopsi yang luas, sangat menantang untuk menanggung kenaikan biaya dalam jangka waktu yang lama,” ujar Shuntaro Furukawa.

Ia juga menambahkan bahwa penetapan harga baru ini sebenarnya belum sepenuhnya menutup seluruh total kenaikan biaya produksi yang dialami perusahaan.

Untuk memitigasi dampak dari kenaikan harga ini, Nintendo berjanji akan menghadirkan jajaran perangkat lunak (software) atau gim-gim eksklusif yang kuat. Hal ini bertujuan untuk memberikan nilai lebih bagi para pemilik Switch 2 sehingga investasi yang mereka keluarkan terasa sebanding dengan pengalaman bermain yang didapatkan.

“Nintendo akan menyiapkan jajaran perangkat lunak yang tangguh untuk meningkatkan nilai kepemilikan Switch 2. Kami akan bekerja keras untuk mengatasi hambatan ini,” tegas Furukawa.

Menanggapi pertanyaan mengenai perkiraan penjualan tahun kedua Switch 2 yang diprediksi lebih rendah dari tahun pertama, Furukawa menyebut hal itu sebagai dampak dari normalisasi pasar. Penjualan tahun pertama dinilai mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya berkat upaya penguatan rantai pasokan.

Meski demikian, Furukawa optimis bahwa permintaan di tahun kedua tetap stabil. Pihak Nintendo meyakini bahwa proses adopsi konsol Switch 2 oleh masyarakat masih berjalan dengan lancar dan sesuai rencana perusahaan.

Kenaikan harga ini tidak hanya menyasar perangkat keras, tetapi juga mencakup penyesuaian biaya layanan Nintendo Switch Online di beberapa wilayah, termasuk Jepang.

Keputusan Nintendo untuk menaikkan harga Switch 2 memang menjadi tantangan tersendiri bagi para gamer. Namun, dengan janji jajaran gim berkualitas yang akan datang, Nintendo berharap loyalitas penggemar tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi industri yang dinamis.

Bagaimana pendapatmu, Sobat Indogamers? Apakah rencana kenaikan harga ini akan memengaruhi minat kamu untuk meminang Nintendo Switch 2 tahun ini?***