Indogamers.com - Produser film Mortal Kombat 2, Todd Garner, melontarkan kritik pedas melalui platform X terhadap para kritikus yang memberikan ulasan negatif untuk film terbarunya. Garner merasa beberapa kritikus film tidak kompeten karena dianggap tidak memahami materi sumber (source material) dari gim aslinya, sehingga memberikan penilaian yang tidak relevan.
Saat berita ini ditulis, Mortal Kombat 2 mencatatkan skor 73% di situs agregator Rotten Tomatoes dan skor 48 di Metacritic. Meski secara umum ulasan yang diterima tergolong beragam (mixed), Garner merasa beberapa poin keberatan dari kritikus sangat tidak masuk akal bagi penggemar waralaba tersebut.
Kemarahan Garner dipicu oleh adanya pengulas yang mempermasalahkan elemen dasar dalam dunia Mortal Kombat. Ia merasa aneh ketika elemen ikonik dalam gim justru dianggap sebagai kekurangan dalam film.
"Beberapa ulasan ini membuat saya tertawa," tulis Garner di akun X pribadinya. "Sangat jelas bahwa mereka belum pernah memainkan gimnya dan tidak tahu apa yang diinginkan penggemar atau aturan/kanon dari Mortal Kombat. Ada satu pengulas yang marah karena ada pria yang 'memiliki mata laser'!"
Garner menegaskan bahwa masalahnya bukan pada ulasan negatif secara umum, melainkan pada pengulas yang tidak menyukai elemen fondasi dari kekayaan intelektual (IP) Mortal Kombat itu sendiri, seperti keberadaan karakter "zombie" atau kemampuan supernatural para karakternya. Menurutnya, kritikus seharusnya mempertimbangkan bahwa film ini memiliki "DNA" yang sangat condong kepada penggemar setianya.
Namun, pernyataan Garner tidak lepas dari serangan balik netizen. Seorang pengguna X mengingatkan Garner bahwa pihak film pun sering melakukan modifikasi cerita yang tidak sesuai dengan gim, seperti penciptaan karakter baru Cole Young hingga perubahan latar belakang Mileena dan Kitana.
"Bro, jujur saja, Anda menciptakan Cole Young, sistem Arcana, dan bahkan tidak bisa menyampaikan lore sederhana Mileena dan Kitana dengan benar," tulis pengguna akun Dudeguy29. "Saya rasa Anda tidak seharusnya melemparkan kritik seperti itu."
Menanggapi sindiran tersebut, Garner hanya menjawab singkat, "Adil," mengakui bahwa pihak produksi juga melakukan lisensi kreatif yang berbeda dari materi aslinya.
Perseteruan ini menambah panas suasana menjelang perilisan film. Sebelumnya, Garner juga sempat bersitegang dengan jajaran pemain film Street Fighter terbaru setelah komedian Andrew Schulz menyindir dedikasi para pemain Mortal Kombat 2 di ajang The Game Awards tahun lalu.
Menariknya, ko-kreator Mortal Kombat, Ed Boon, justru menanggapi rivalitas antar-film adaptasi gim ini dengan santai dan tertawa, menyatakan bahwa ia tidak memiliki masalah dengan persaingan tersebut.
Mortal Kombat 2 dijadwalkan tayang perdana di bioskop mulai Jumat ini, 8 Mei 2026. Sementara itu, pesaing terdekatnya, Street Fighter, baru akan menyusul pada akhir tahun nanti, tepatnya 16 Oktober 2026.
Apakah menurutmu sebuah film adaptasi gim harus dinilai berdasarkan kesetiaannya pada lore asli, atau tetap harus dinilai sebagai film mandiri oleh kritikus umum?***