Indogamers.com - Dua isu paling sensitif yang kerap memicu kontroversi di industri game modern, yakni praktik mikrotransaksi (pay-to-win) dan penggunaan kecerdasan buatan generatif (generative AI), dipastikan tidak akan mencemari peluncuran Grand Theft Auto 6 (GTA 6).
Dalam wawancara bersama media Kinda Funny Games saat sesi preview eksklusif, Rockstar Games secara tegas mengonfirmasi bahwa game open-world paling diantisipasi di planet bumi ini bakal terbebas dari dua praktik kontroversial tersebut saat resmi meluncur pada 19 November 2026 mendatang.
Kabar ini tentu menjadi angin segar yang disambut gembira oleh jutaan gamers yang telah menanti selama 13 tahun untuk menikmati sekuel terbaru franchise legendaris ini.
Kreator dari Kinda Funny, Andy Cortez, membeberkan bahwa dirinya menanyakan langsung kepada tim Rockstar terkait skema monetisasi dalam gameplay utama. Jawaban dari Rockstar sangat singkat dan tegas: tidak ada monetisasi bertukar uang nyata di dalam permainan.
"Tidak ada monetisasi dalam game ini," tegas perwakilan Rockstar Games saat ditanya mengenai transaksi uang nyata.
Tidak berhenti di situ, Greg Miller dari Kinda Funny juga melempar pertanyaan point-blank mengenai penggunaan Generative AI dalam pengembangan GTA 6. Mengingat keterlibatan AI kerap menjadi sorotan panas bagi komunitas developer maupun penggemar, Rockstar menegaskan bahwa tidak ada AI generatif yang digunakan dalam pembentukan aset maupun narasi GTA 6.
Keputusan ini memulihkan integritas karya seni manual garapan para developer, memastikan setiap sudut kota Vice City dirancang secara autentik oleh tangan-tangan manusia.
Meskipun moda kampanye single-player dipastikan bebas mikrotransaksi tradisional, Rockstar memperkenalkan varian edisi khusus bagi pemain yang menginginkan buff pernak-pernik ekstra.
GTA 6 akan menghadirkan edisi Ultimate Edition seharga $99.99 (selisih $20 dari edisi standar seharga $79.99). Edisi ini membuka akses ke sejumlah konten eksklusif seperti pack kosmetik, mobil, senjata, hingga toko khusus di dalam game seperti tempat tato Electric Fang dan toko pakaian Stock 305.
Pemain edisi standar juga tidak perlu khawatir tertinggal, karena Rockstar menyediakan opsi upgrade terpisah ke edisi Ultimate secara digital.
"Bonus Ultimate Edition ditenun secara halus di seluruh alur cerita Jason dan Lucia, di mana barang-barang baru akan terbuka secara bertahap di setiap babak cerita," tulis laman dukungan resmi Rockstar.
Absennya mikrotransaksi di dalam game utama ini juga mempertegas satu hal: Rockstar saat ini memfokuskan seluruh daya dan upaya mereka untuk menyempurnakan pengalaman single-player Jason dan Lucia, tanpa mengumbar informasi baru mengenai kehadiran iterasi GTA Online generasi berikutnya dalam waktu dekat.
Langkah Rockstar Games yang menolak penggunaan AI generatif serta meniadakan mikrotransaksi dalam petualangan single-player GTA 6 menjadi bukti nyata komitmen mereka terhadap kualitas industri gaming. Komunitas kini bisa bernapas lega dan bersiap menyambut standar baru dunia open-world tanpa rasa cemas akan gangguan paywall.
Gimana gamers? Makin tidak sabar untuk meluncur ke Vice City pada 19 November nanti?***