Indogamers.com - Di saat dua wakil Indonesia lainnya sudah mengamankan tiket ke Vietnam, awan mendung masih menyelimuti langkah EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports. Ketiga tim tersebut kini berada dalam kondisi kritis dan harus menjalani misi hidup-mati pada pekan terakhir babak reguler guna memperebutkan sisa tiket menuju Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring.
Inkonsistensi performa pada pekan ketiga (8-10 Mei 2026) menjadi penyebab utama ketiga tim ini terlempar dari zona aman. Kegagalan menjaga momentum membuat mereka harus berjuang ekstra keras pada pekan penentu yang akan digelar pada 15-17 Mei 2026 mendatang.
Berdasarkan hasil klasemen pekan ketiga, EVOS Divine yang berstatus sebagai jawara EWC 2025 kini tertahan di peringkat ke-5 dengan koleksi 84 poin. Meski bermain agresif, anak asuh Coach Manay ini sering kali tereliminasi terlalu dini sebelum memasuki fase late game.
Nasib lebih sulit dialami oleh ONIC yang berada di peringkat ke-6 dengan 60 poin, serta Shadow Esports yang terjerembab di posisi ke-10 dengan raihan 43 poin. Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh (ONIC AFM), mengakui bahwa timnya gagal memaksimalkan peluang emas yang ada.
“Ini pelajaran agar kami bermain lebih strategis dan berani mengambil keputusan tepat. Kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan terakhir di pekan keempat nanti,” tegas ONIC AFM penuh komitmen.
Pertaruhan di pekan terakhir ini bukan hanya sekadar memperebutkan tiket terbang ke Ho Chi Minh, Vietnam. Terdapat regulasi ketat yang membayangi, di mana tim asal Indonesia dengan peringkat terbawah di klasemen akhir secara otomatis akan terdegradasi ke Free Fire Nusantara Series (FFNS).
Kondisi ini memaksa EVOS, ONIC, dan Shadow Esports untuk menembus posisi enam besar klasemen keseluruhan jika ingin tetap bertahan di kasta tertinggi Asia Tenggara. Jika gagal bangkit, Indonesia dipastikan akan kehilangan salah satu wakil terbaiknya untuk kompetisi musim depan.
Skenario terburuk ini menjadi tekanan besar bagi ketiga tim tersebut. Mereka dituntut untuk memberikan performa maksimal tanpa cela di pekan keempat guna menyusul Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu yang sudah lebih dulu mengamankan posisi di babak puncak.
Pekan terakhir babak reguler FFWS SEA 2026 Spring dipastikan akan menjadi ajang pembuktian mentalitas bagi para pemain Indonesia. Apakah EVOS, ONIC, dan Shadow Esports mampu keluar dari lubang jarum, atau justru harus menelan pil pahit degradasi?
Bagaimana prediksi kamu, Sobat Indogamers? Apakah ketiga tim ini mampu menyapu bersih kemenangan di pekan depan?