Sabtu, 29 Agustus 2026 Update 13:46 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet

Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet
Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet Garmin vivoactive 6 Dipakai Timnas Esports Indonesia untuk Tingkatkan Performa Atlet

Garmin vivoactive 6 digunakan Timnas Esports Indonesia dalam Pelatnas untuk memantau kondisi fisik, stres, tidur, energi, dan pemulihan atlet.

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Garmin vivoactive 6 kini menjadi bagian dari persiapan Timnas Esports Indonesia menuju kompetisi internasional. Melalui kerja sama strategis antara Garmin Health dan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), sebanyak 50 unit Garmin vivoactive 6 disiapkan untuk membantu memantau kondisi fisik dan pemulihan para atlet selama menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Kerja sama ini menjadi langkah menarik dalam perkembangan esports Indonesia. Jika sebelumnya performa pemain lebih banyak dinilai dari kemampuan mekanik dan strategi di dalam game, kini kondisi fisik dan mental juga mulai mendapat perhatian serius.

Garmin melihat bahwa atlet esports menghadapi tekanan yang tidak jauh berbeda dengan atlet olahraga lainnya. Durasi latihan yang panjang, konsentrasi tinggi, tekanan pertandingan, hingga kurangnya waktu istirahat dapat mempengaruhi performa pemain ketika bertanding.

Sebagai perangkat yang digunakan para atlet, Garmin vivoactive 6 memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh sehari-hari. Data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu bahan evaluasi selama proses latihan Timnas Esports Indonesia.

Garmin vivoactive 6 dibekali sensor optik Garmin Elevate dan teknologi Firstbeat Analytics yang memungkinkan perangkat memantau berbagai indikator, termasuk denyut jantung dan Heart Rate Variability (HRV).

Selain itu, terdapat fitur seperti Body Battery, Sleep Score, dan Stress Tracking. Ketiganya dapat membantu atlet mengetahui kondisi energi, kualitas tidur, serta tingkat stres yang dialami selama menjalani rutinitas latihan.

Bagi atlet esports, informasi tersebut cukup penting. Pasalnya, kondisi tubuh yang tidak optimal dapat berdampak pada konsentrasi, kemampuan mengambil keputusan, hingga konsistensi permainan.

Body Battery bahkan dapat dianalogikan seperti indikator HP dalam game. Ketika energi tubuh menurun, atlet bisa mendapatkan gambaran bahwa tubuh membutuhkan waktu pemulihan sebelum kembali menjalani latihan dengan intensitas tinggi.

Dalam kemitraan dengan PBESI, Garmin menyediakan 50 unit Garmin vivoactive 6 untuk digunakan dalam program Pelatnas. Perangkat tersebut nantinya menjadi salah satu alat pendukung dalam memantau kondisi para atlet Timnas Esports Indonesia.

Rian Krisna, Marcom Manager Garmin Indonesia, menjelaskan bahwa performa atlet esports tidak hanya ditentukan ketika mereka berada di depan layar.

“Kami memahami bahwa performa atlet esports tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi saat pertandingan, tetapi juga bagaimana mereka mengelola kondisi tubuh di luar permainan. Melalui Body Battery, Stress Tracking, Sleep Score dan berbagai insight kesehatan pada vívoactive 6, atlet dapat lebih memahami pola energi, stres, dan pemulihan mereka sehari-hari,” ujar Rian.

Garmin vivoactive 6 dirancang agar nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bodinya yang ringan dan tipis membuat perangkat dapat digunakan sepanjang hari, termasuk saat tidur untuk mendapatkan data pemulihan yang lebih lengkap.

Dari sisi daya tahan, Garmin vivoactive 6 mampu digunakan hingga 11 hari dalam mode smartwatch, sehingga atlet tidak perlu terlalu sering melepas perangkat untuk melakukan pengisian daya.

Penggunaan Garmin vivoactive 6 dalam Pelatnas juga didukung oleh Garmin Clipboard. Platform ini berfungsi sebagai dasbor analitik terpusat yang memungkinkan tim pelatih melihat data para atlet secara lebih praktis.

Dengan sistem tersebut, pelatih tidak harus mengecek smartwatch milik setiap atlet satu per satu. Data yang dikumpulkan dari perangkat dapat ditampilkan melalui satu sistem sehingga kondisi tim lebih mudah dipantau.

Informasi ini kemudian dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan program latihan. Pelatih bisa melihat kondisi kelelahan dan pemulihan atlet sebelum memutuskan apakah pemain siap menjalani scrimmage atau membutuhkan waktu istirahat lebih banyak.

Data tersebut juga dapat membantu penyusunan strength training yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Dengan demikian, latihan diharapkan menjadi lebih terukur dan tidak sekadar mengandalkan durasi bermain.

David Hartono, Business Development Manager Garmin Health Indonesia, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menunjukkan kemampuan ekosistem Garmin Health dalam mendukung kebutuhan olahraga profesional.

“Kemitraan bersama PBESI jauh melampaui sekadar pengadaan wearable, ini adalah pembuktian kapabilitas ekosistem enterprise Garmin Health. Kami menghadirkan solusi yang aman, terpusat, dan terukur dengan standar keamanan global untuk melindungi privasi atlet,” ujar David.

Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, juga melihat penggunaan teknologi sports science sebagai bagian penting dalam menghadapi persaingan tingkat dunia.

Menurutnya, kemampuan mekanik di dalam game saja belum cukup untuk menghadapi kompetisi dengan margin kesalahan yang sangat kecil. Kondisi fisik dan mental atlet juga perlu dipersiapkan agar performa dapat tetap konsisten sepanjang pertandingan.

“Dengan data yang presisi, kami dapat menyusun program yang paling efisien dengan target yang jelas: meraih medali emas untuk Indonesia di Aichi-Nagoya 2026,” kata Richard.

Kerja sama Garmin dan PBESI memperlihatkan bagaimana teknologi seperti Garmin vivoactive 6 mulai digunakan untuk mendukung kebutuhan atlet esports secara lebih profesional. Bukan hanya membantu memantau aktivitas, smartwatch tersebut juga memberikan insight mengenai energi, stres, tidur, dan pemulihan yang dapat menjadi bagian dari evaluasi latihan.

Dengan persiapan yang semakin berbasis data, Timnas Esports Indonesia diharapkan dapat tampil lebih optimal di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Indonesia.**