Kamis, 11 Juni 2026 Update 13:59 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi)

Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi)
Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi) Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi) Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi) Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi) Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi) Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development MOONTON (kiri) bersama dengan Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director (FOTO: Indogamers/rozi)

Bukan Gimmick, Infinix Jelaskan Alasan Tampilkan Live Heart Rate Pro Player di MPL Indonesia Season 17Bukan sekadar gimik, fitur Live Heart Rate pro player di panggung MPL kini jadi acuan baru industri esports. Mengapa data detak jantung ini begitu krusial bag...

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com – Kompetisi Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia season 17 menyuguhkan sesuatu yang berbeda dan sangat spesial bagi para pencinta esports tanah air. Untuk pertama kalinya, jalannya pertandingan tidak hanya menampilkan ketegangan di dalam Land of Dawn, melainkan juga memperlihatkan kondisi fisik riil para pro player yang sedang bertanding melalui fitur Live Heart Rate.

Gebrakan baru ini merupakan hasil kolaborasi inovatif antara Infinix selaku official sponsor dengan Moonton selaku penyelenggara. Melalui perangkat smartwatch terbarunya, Infinix GT Watch 5 Pro, penonton kini dapat melihat langsung naik-turunnya detak jantung para pemain saat menghadapi momen-momen krusial di panggung MPL.

Menanggapi inovasi tersebut, Sergio Ticolau, Infinix SEA Marketing Director, menegaskan bahwa fitur Live Heart Rate ini dihadirkan bukan sekadar untuk kebutuhan hiburan atau gimik kosmetik semata. Fitur ini lahir dari kesadaran mendalam akan pentingnya menjaga dan memantau kesehatan fisik para atlet esports profesional.

Di MPL season ini sangat spesial banget karena untuk pertama kalinya kita men-showcase salah satu fitur kita, yaitu Live Heart Rate. Di mana ini tentunya sesuai dengan kebutuhan dari para pro player," ungkap Sergio saat diwawancarai oleh tim Indogamers.com.

Menurut Sergio, selama ini industri esports sering kali hanya berfokus pada keandalan mekanik pemain ataupun spesifikasi perangkat yang digunakan. Padahal, faktor stamina dan kebugaran tubuh adalah fondasi utama bagi seorang atlet untuk bisa mempertahankan performa terbaiknya.

Walaupun skill-nya jago, performance smartphone-nya bagus, tapi kita juga melihat fisik atau kesehatan dari tubuh para pro player. Jadi kita pengen, kita melihat bahwa kita harus make sure juga bahwa para pro player yang main di MPL ini mereka tuh bisa terkontrol fisiknya," lanjut Sergio.

Dengan menggunakan Infinix GT Watch 5 Pro yang memiliki fitur pelacak (tracker) sangat presisi, data detak jantung pemain dapat terbaca secara akurat. Sejak pertama kali diperkenalkan, fitur ini langsung menjadi buah bibir netizen di media sosial (word of mouth) karena memberikan perspektif baru bagi penonton dalam menikmati tensi tinggi sebuah turnamen esports.

Bisa memakan waktu berjam-jam, menguras fokus awal.

Memantau stabilitas emosi, tingkat stres, dan kelelahan fisik pemain secara real-time.

Pertandingan maraton, sangat menguras stamina dan mental.

Lebih jauh lagi, kegunaan data Live Heart Rate ini rupanya tidak berhenti di layar kaca penonton saja. Sergio membeberkan informasi penting dari pihak Moonton bahwa hasil rekam detak jantung para pro player selama MPL ini secara resmi dilaporkan kepada federasi esports terkait.

Langkah ini diambil agar data tersebut dapat dikaji secara profesional dan memberikan kontribusi nyata terhadap manajemen atlet. Mengingat turnamen kasta tertinggi seperti MPL menuntut konsentrasi luar biasa dalam durasi yang panjang, terutama pada babak dengan sistem Best of 3 (BO3) atau Best of 7 (BO7), pemantauan kesehatan menjadi hal yang krusial.

"Ini tuh bukan cuman sekedar kita kasih lihat bahwa orang-orang bisa melihat Live Heart Rate-nya, tapi ini juga bisa benar-benar berkontribusi terhadap bagaimana para pro player ini mereka bisa mengontrol emosinya mereka dan juga lebih khususnya kesehatan mereka. Karena pro player itu bermain berjam-jam," jelas Sergio.

Inovasi yang dihadirkan oleh Infinix dan Moonton di panggung MPL Indonesia diharapkan tidak menjadi proyek sekali jalan. Infinix memiliki ambisi besar agar metode pemantauan kesehatan atlet berbasis teknologi ini dapat diadopsi secara luas di berbagai turnamen esports lainnya.

"Kalau dari Infinix sendiri kita sekarang ya udah pasti kita coba lihat bagaimana kita bisa memberikan produk-produk yang bisa men-support para pro players. Dan untuk Live Heart Rate ini, ya kita berkeinginan tentunya ini bisa menjadi salah satu acuan nantinya untuk kompetisi-kompetisi esports yang lain juga, agar bisa menggunakan metode yang sama," pungkas Sergio menutup sesi wawancara.

Dengan adanya standardisasi baru ini, industri esports di Indonesia kian melangkah maju ke arah yang lebih profesional dan berkelanjutan, di mana performa kompetitif yang tinggi dapat berjalan selaras dengan perlindungan terhadap kesehatan para atletnya.***