Jumat, 14 Agustus 2026 Update 14:12 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main!

5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main!
5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main! 5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main! 5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main! 5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main! 5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main! 5 Game Open-World RPG dengan Sistem Class Terbaik, Bikin Ketagihan Main!

10 Game Superhero Keren yang Malah Dilupakan Gamer, Kalian Pernah Coba yang Mana?Hideki Kamiya Bikin Gempar Fans Usai Lempar Kode Bakal Return Garap Devil May CryDemam Brand New Day, Gamers Ramai-Ramai Install Ulang Marvel's Spider-Man 2 Hingga Cuan Triliunan!...

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Bagi para pencinta game Role-Playing Game (RPG), Sistem class atau job adalah fondasi utama yang menentukan seberapa seru sebuah Role-Playing Game (RPG) dimainkan.

Sayangnya, banyak game open-world modern yang mengabaikan mekanik ini demi fokus pada aspek action semata, padahal variasi class yang dalam memberi alasan kuat bagi pemain untuk terus melakukan replayability.

Melansir dari ulasan industri game terkini, berikut 5 game open-world RPG yang dinilai berhasil menghadirkan sistem class dan job paling fleksibel sekaligus memuaskan.

Game garapan FromSoftware ini membuktikan bahwa class tidak harus terikat dalam aturan yang kaku. Di awal permainan, kamu disuguhi pilihan archetype seperti Hero (fokus Strength/Vigor), Astrologer (fokus Intelligence/Mind), hingga Prisoner (kombinasi sihir dan fisik).

Keunggulan: Pilihan awal hanyalah batu loncatan. Kamu bebas memutar haluan dari Hero berbasis fisik menjadi battlemage di tengah jalan hanya dengan menaikkan atribut Intelligence. Fleksibilitas tanpa batas ini menjadikan eksperimen build terasa hidup.

Capcom menempatkan sistem Vocation (sebutan class di game ini) sebagai inti dari seluruh gameplay. Berawal dari pilihan dasar seperti Fighter, Strider, dan Mage, kamu bisa mengombinasikannya menjadi class tingkat lanjut yang jauh lebih kompleks.

Keunggulan: Kehadiran hybrid class seperti Magick Archer atau Mystic Knight. Setiap vocation menawarkan kontrol dan mekanik gaya bertarung yang berbeda secara signifikan, dari ayunan pedang hingga ritme merapal mantra.

Seri Xenoblade Chronicles sudah lama dikenal punya salah satu sistem job JRPG paling solid, dan edisi Definitive Edition menyempurnakannya. Pemain bisa menaikkan level setiap job secara terpisah untuk membuka potensi tempur karakter.

Keunggulan: Begitu kamu memaksimalkan suatu job, senjata khasnya bisa dipakai oleh job lain. Dipadukan dengan fitur modern seperti respec BP yang praktis dan shared XP, proses grinding terasa jauh lebih responsif dan memuaskan.

Meninggalkan kiasan fantasi klasik, game ini membawa sistem job ke latar dunia modern berbasis profesi nyata dengan sentuhan humor konyol khas Ryu Ga Gotoku Studio.

Keunggulan: Pilihan job unik seperti Chef, Linebacker, Housekeeper, hingga Detective yang dibuka melalui aktivitas Alo-Happy Tours di Honolulu. Di balik penyajiannya yang absurd, sistem pertarungan turn-based di dalamnya memiliki taktik yang sangat kaya.

Sebagai pelopor standar sistem class di genre RPG, Dragon Quest 3 kembali membuktikan kehebatannya lewat balutan visual HD-2D Remake.

Keunggulan: Kebebasan menyusun komposisi tim berbasis class dan personality (kepribadian) yang memengaruhi pertumbuhan statistik karakter. Versi remake ini juga menghadirkan class baru Monster Wrangler serta kustomisasi visual yang semakin memanjakan mata.

Kelima game di atas membuktikan bahwa sistem class yang dirancang secara matang mampu mengubah game open-world dari yang sekadar luas menjadi sangat berkesan. Kalau kamu sendiri, tipe pemain yang suka bereksperimen dengan build bebas seperti di Elden Ring, atau lebih menikmati racikan job taktis khas JRPG?